Friday, June 20, 2008

My Big family


I Love my friends… we play each day, I listen to the things my teacher say
But the people I love especially, are me and my family (song from Barney series)


Tahun ini Mama, adik perempuanku sekeluarga, dan adik bungsuku menyempatkan diri untuk menjenguk aku di sini. Menyenangkan sekali karena biasanya kalau bukan aku yang pulang ke Aceh untuk menjenguk mereka paling-paling cuma mama yang datang ke Jakarta. It was almost complete , sayangnya abangku yang kedua gak bisa datang karena lagi ada keperluan yang lebih mendesak. Aku excited banget, rasanya sulit deh untuk dijelaskan dengan kata-kata… berkumpul bersama mereka jadi terasa spesial banget deh, apalagi saat mereka menginap dirumahku.


Ayu, Yudha, dan Khalif

Dengan adikku yang perempuan kita bisa bertukar cerita sambil ngapain aja lah, kadang sambil memasak , mengejar-ngejar anak yang kadang bermain over the line dan yang paling lucu adalah sambil menemani adikku menyusui keponakanku Khalif (yipppeeee.. hidup ASI)..ha..ha..ha pasti kebayang dong serunya dua ibu bercerita, apalagi saudara kandung. Nah kebetulan juga pada saat Ayu (nama adik perempuanku) disini, dia juga berulang tahun ke 27... HAPPY BIRTHDAY DEAR SISSY…. Melihat dia sekarang aku jadi kagum, terus terang aja pada saat masih gadis dia tuh tomboy banget, tapi sekarang berubah menjadi fun and cool mum.


Mama dan Khalif

Dengan mamaku… well, what can I say??? She’s just amazing, kalau secara paket beliau ini almost complete. Beliau cantik, pintar sekali memasak, dan kaya pengalaman hidup . Memang sih kita jarang akur pada saat aku masih gadis dan Bapak masih ada, karena aku anak kesayangan Bapak dan menurut mama aku terlalu dimanja… sedangkan aku merasa mama kurang menyayangi aku dibandingkan dengan anak-anaknya yang lain Tetapi setelah bapak meninggal dan aku menikah, aku baru belajar buat mencintai mama secara tulus dan memahami mama. Buatku sekarang mama sangat berharga, disatu sisi mama adalah satu-satunya orangtua yang aku punya, disisi lain aku menganggap mama sebagai a person to run to kalau aku punya masalah. Pastinya memang mama lebih banyak pengalaman dari aku dan seringnya nasihat-nasihat mama tuh jitu. Bersyukur deh punya mama seperti ini. I LOVE YOU MOM.


Adit yang makin tambun

Sedangkan adik bungsuku yang cowok, namanya Adit, beda umur jauhhhh banget dengan aku, sekarang dia umurnya 11 tahun (beda 19 tahun dengan aku), sama mama dia dimanja banget. Jadi sebel banget kadang kadang, karena pada seusia dia dulu kita sering banget diomelin sama mama, nah dia malah dimanjaaaa banget… mungkin karena mama udah lama gak punya anak kecil kali ya, jadi memperlakukan dia tuh sama seperti memperlakukan cucu-cucunya. Dulu waktu dia kecil manjaaa banget sama aku, tapi sejak aku pindah ke Jakarta menyusul suamiku, dia jadi agak malu, padahal dulu tidur sama aku dan kalau aku kemana-mana pasti dia gak lupa aku ajak. Termasuk saat aku pacaran..he..he..he Udah gede ya Adit.

Syahan dan Kassandra juga senang sekali kedatangan saudara-saudaranya dari jauh, Syahan jadi manja sekali sama Nyak Cik nya (panggilan orang aceh untuk neneknya), apalagi dengan Khalif dan Adit. Bawaannya maiiiin terus, bahagia benar Syahan dan Kassandra, ketemu sepupu dan Cik Muda (panggilan buat Adit). Apalagi selama mereka disini Om Riza dan Tante Yuli-nya Syahan (abang tertuaku dan istrinya) Jadi sering kemari atau kita yang main ke rumah mereka di Bukit Sentul, jadi ngumpuuuul teruusssss lah. IT’S A BLESSING…ALHAMDULILLAH
Bertemu dengan mereka membuat aku merasa bersyukur sekali, bersyukur punya keluarga yang lumayan ramai, apalagi kami rata-rata suka sekali ngebanyol dan batasan antara orang tua dan anak maupun anak menantu hampir gak ada . We are a silly family, syukurnya pasangan kita semuanya juga bisa menyatu dengan kondisi keluarga kita. Rasanya hangat, akrab dan penuh tawa deh berkumpul bersama mereka. Terutama disaat kita semua sudah berkeluarga dan punya kesibukan masing-masing. Perasaan yang aku miliki disaat berkumpul dengan mereka rasanya sulit digambarkan dengan kata-kata, dan seolah tidak akan terganti dengan apapun. Keluarga dan saat-saat berkumpul dengan mereka benar-benar irreplaceable. I JUST LOVE MY FAMILY… Mudah-mudahan kita sering-sering ketemu ya… Kali lain kita harus komplit sama Bang Razi, kak Ima dan the beautifull Suci.

Saat mereka harus pulang setelah 2 minggu disini bikin aku menjadi sediiih banget, aduhh kapan ya bisa kumpul lagi, aku jadi membayangkan saat keluarga kami masih lengkap dan tinggal di satu rumah, dulu kamar mama dan Bapak adalah tempat favorit kami berkumpul, nonton TV sambil tiduran di tempat tidur mama... Seringnya sih mama jadi kebakaran jenggot tapi Bapak selalu membela kami..ha..ha..ha.

Syahan nangis bombay saat mereka pulang, bikin aku makin nelangsa... Mungkin dia juga ikut merasakan indahnya berkumpul dengan keluarga besar... Sabar ya Syahan... We'll meet again.. SEE YOU DEAR FAMILY...