Showing posts with label vacation. Show all posts
Showing posts with label vacation. Show all posts

Wednesday, January 27, 2010

My Holiday Story....Bali....


Syahan "the beach boy"


Ada apa di Bali??? Seperti yang sudah kita semua tahu pasti ada Tanah Lot, pantai-pantai yang indah, orang-orang yang beneran holiday conscious dan penuh para bule..he..he..he..Itu sih semua pasti sudah tahu.. Nah kalau biji kopi ternyata punya gender? Itulah pengetahuan baru yang aku dapet setelah berlibur ke Bali akhir januari lalu.

Aku sekeluarga akhirnya bisa liburan serius sama-sama ke Bali, lho kok? bukannya sering jalan-jalan? Iya sih, tapi liburan kali ini emang beda. Karena yang ini emang direncanakan secara 1/2 matang (he..he..he, rough planning aja, karena pas jalan bisa dimodifikasi sesuai sikon) dan kali ini kita menginap diluar rumah lebih dari 1 malam.


one out of many landmarks of Bali..Tanah Lot

Well, ini emang liburan biasa dan pilihan tempatnya pun standar banget buat yang liburan ke luar kota, kemana lagi kalau bukan ke Bali. Dan tempat yang aku kunjungi juga bukan tempat yang aneh bin ajaib dan beda dari yang lain, standar juga buat orang yang berlibur ke Bali. Milih tempat yang khas seperti tanah Lot, Kintamani, Desa Ubud. Trus ke pantai yang emang dimana-mana lah di Bali,Kuta, makan malam di Jimbaran, Nusa Dua. Mungkin yang agak baru milih ke Bird & Reptile Park yang ada di arah Ubud.

Tapi...yang mau aku cerita sebenarnya bukan kemana aku pergi, aku cuma pengen berbagi gimana suasananya aja pas pergi bawa 2 anak. Awalnya aku udah ngebayangin repotnya membawa mereka, tapi sekali lagi emang niat pergi kali ini memang mau menyenangkan mereka yang selalu agak iri kalau ngeliat ayahnya pergi ke luar kota terus, apalagi naik pesawat. Buat anak sebesar mereka emang rasanya amazing banget naik turun pesawat..ha..ha..ha..Syahan pernah berkomentar "Rasanya ajaib Bunda"... emang gimana ya rasanya ajaib?. Dan memang terus terang gak gampang membawa mereka dan membuat mereka terus terhibur sepanjang waktu tanpa bikin kita naik darah.

Kassandra jauh lebih menikmati liburannya, mungkin memang pada dasarnya dia lebih suka dengan alam terbuka dibandingkan mas Syahan yang udah mulai agak rewel dan suka mengeluh dengan panasnya udara (Alhamdulillah banget 3 hari kita jalan-jalan hujannya baru turun menjelang kita sampai hotel). Hari pertama setelah sampai kita cuma jalan-jalan di Kuta Square dan main ke pantai kuta. Hari kedua dan ketiga kita jalan seharian ngubek-ngubek tujuan wisata Bali. Pergi pagi pulang malam. Capek memang. Thanks God that I've got 2 kids, because one of them always take the courtesy of entertaining if the other one was bored. Jadi lucu aja ngeliat Syahan coba ngebujuk Sandra buat nyebur ke kolam, atau ngeliat Sandra manggil-manggil Syahan dari atas tangga, ngasih semangat buat naik "Ayo, terus, sedikit lagi, ayo..ayo.." ha..ha..ha.. lucu banget. Tapi memang berlibur barengan anak-anak memang pake skala prioritas, pilih mana mau nyenengin anak-anak atau mau nyenengin orangtuanya. Karena memang ada beberapa wahana yang sebenarnya fun buat orang dewasa dan pengen kita coba tapi belum tentu anaknya berani (misalnya parasailing, flying fish, snorkling dst). Prioritas kali ini ya memang untuk menyenangkan anak-anak, jadinya kitanya ekstra capek..he..he..he..berkorban dikit lah ya buat anak. Tapi beneran senang kok ngeliat anak-anak kita puas.

Kita sengaja memilih untuk menyewa kendaraan plus sopirnya dari hotel, pertimbangannya...biar kita lebih bisa membuat anak-anak merasa nyaman, bayangkan aja kalau ayahnya dan aku gantian nyetir, otomatis pasti cuma 1 orang dewasa yang perhatian sama 2 anak itu, wah..kebayang kan kalo semuanya bisa jadi lebih cepat Bete. Pilihan yang menurut aku (Alhamdulillah) pas, karena sopirnya emang tau banget jalan-jalan pintas menuju lokasi, dan bisa kasih rekomendasi tempat apa saja yang layak dikunjungi dan harus makan dimana, karena toh kita juga gak bisa makan disembarang restoran...Thanks ya Bli Edy, you made our holiday much easier and fun.

The great thing about Balinese people is that they really take tourism seriously, so gak sulit untuk bikin waktu yang kita habiskan di sana menyenangkan dan berkesan,sifat ramahnya itu bener-bener tulus. Tapi itu gak berarti kita bisa percaya mentah2 sama semua orang. Hati-hati aja deh kalau ada yang nawarin hotel gratis untuk kunjungan berikutnya, atau meminta no telp kita dengan alasan survey. Bisa bikin liburan terganggu deh pokoknya.


asyik kan disuguhi kopi-kopi ini....


Yang paling berkesan buat aku liburan kali ini adalah pada saat kita mampir ke kebun kopi di daerah Seribatu buat coffee tasting, aku baru ngeh kalo ternyata kopi itu ada yang perempuan, ada yang laki. Harga kopi laki itu 3 kali lipat kopi perempuan. Nah di tempat itu kita disuguhi bermacam seduhan minuman panas, male coffee, female coffee, ginseng coffee, teh sereh, teh jahe dan coklat panas. Dan semuanya gratis...kecuali kopi luwak yang per cangkirnya dihargai 30 ribu. Tapi aku gak suka rasa kopi luwak...bingung juga apanya sih yang enak? mungkin bukan ahli kopi kali ya..ha..ha..ha..


Sempat mengunjungi Bakal Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di daerah Ungasan, wah
ini patung kalo udah jadi bakalan keren banget, sayang dari masa Soeharto sampe sekarang yang udah jadi baru sekitar 25%, mudah-mudahan bisa selesai deh. Masa harus nunggu ganti Presiden lagi baru jadi. Sayang aku gak sempat ke Renon, pusat pemerintahan disana tempat perang Puputan, padahal Syahan senang banget pergi ke tempat-tempat yang ada unsur sejarahnya. Maybe next time deh.

So Guys...mau liburan? jangan lupa bikin rencana kasarnya dulu ya, supaya lebih fun dan terukur. Nah kalo masalah belanja, jalan Poppies menawarkan kaus-kaus murah dan lucu, kalo mau yang serba ada toko Krisna boleh dicoba karena selain lengkap udah ada harga bandrolnya, disini aku dapat tas anyaman pandan yang rapi banget. Hasil hunting favoritku adalah poci set keramik yang dapat di tanah lot (disini juga harganya murah dan masih bisa nawar) dan cermin mosaik buat kamar anak-anak. Saranku, beli barang yang bisa kepake dan unik, kalo beli baju yang biasa aja toh di Jakarta juga banyak, see you on the next story ya. So guys...ready to go to Bali? it will be much fun than to go to Singapore (yeah right, I've never been to Singapore before, so what do I know?..ha...ha..ha..)

Wednesday, June 3, 2009

Kopi dan Warung Kopi


The New Image of The Famous Brand


Kopi dan orang Aceh adalah dua sisi mata uang yang sulit dipisahkan. Hampir semua orang Aceh menyenangi kopi.Tua dan muda, laki-laki dan perempuan. Gak heran kalau kedai/warung kopi di Aceh tumbuhnya bak jamur di musim hujan, kalau berkesempatan ke Aceh, coba perhatikan komposisi dari bangunan rukonya. Di tiap blok ruko (berkisar 5-8 ruko) paling tidak terselip 1 warung kopi, nah untuk kawasan ngopi yang terkenal seperti Ulee Kareeng bahkan lebih heboh lagi, bisa 2 ruko banding 1 warung kopi. Apa sih yang istimewa tentang warung kopi dan kopi Aceh sendiri? Kalo soal kopinya gak usah ditanya lah ya…walaupun gak pernah minum minimal pernah dengar kan kelezatan kopi Aceh.


Susasana Solong Ulee Kareeng, it's always this crowded


Suasana warung kopi di Aceh gak sama seperti gerai kopi waralaba yang ada di kota-kota besar, tidak ada sofa yang cozy ataupun pendingin ruangan. Meja berjejer dengan kursi-kursi, dan sirkulasi udaranya ya tergantung cuaca, kalau hujan ya lumayan sejuk, tapi kalau panas..ya gerah juga. Walaupun suasana warung kopinya begitu jangan bayangkan pengunjungnya pas-pasan…baik pagi, siang, sore, ataupun malam, selalu saja ada pengunjung, apalagi di warung kopi yang terkenal seperti Solong. Pengunjungnya selalu ramai, bahkan di waktu tertentu kesempatan mendapatkan tempat untuk duduk bisa deh disamakan dengan kesempatan lulus ujian masuk kuliah (he..he..he…ini sih hiperbolik ya), rame terus baik bagian depan sampai belakangnya. Kalau musim liga bola apalagi, soalnya warung kopi sendiri kadang-kadang dipake buat ajang nonton bola bareng.

Kenapa sih selalu rame…susah deh untuk bilang pastinya, bisa jadi memang karena peracik kopinya (gak boleh aku sebut barista ya karena gak pake espresso machine, cara pembuatan kopi di warung kopi sendiri unik sekali, kopi diseduh lalu disaring berulang-ulang memakai saringan kain yang kata beberapa orang mirip dengan kaus kaki) hebat menghasilkan kopi yang muantab surantab, yang jelas orang Aceh adalah orang yang memang hobinya ngobrol, wah kalau duduk di kedai kopi macam-macam deh topik obrolannya, bisa yang ringan seperti cuaca, olahraga, cerita keluarga, headline surat kabar, razia lalu lintas (nah kalau pas begini seru nih, yang kena tilang pasti deh ngomel-ngomel berat dan teman-temannya pasti mengolok-olok sekaligus bersyukur karena gak ikutan kena tilang) atau yang berat-berat seperti ekonomi, bisnis sampai politik (politik dan bola ada di peringkat 1 deh pokoknya). Kalau lumayan sering duduk di warung kopi bisa memperluas jaringan perkenalan lho, soalnya pengunjung warung kopi sendiri benar-benar beragam. Nah buat para politisi yang ingin jadi caleg tahun 2014 boleh nih memanfaatkan warung kopi sebagai tempat kampanye..he..he.he
roti selai, sanger dan kopi kental...3 best sellers


Kalau masalah menunya, ada yang namanya kopi hitam, kopi kental, kopi susu, teh manis, teh susu, dan sanger (ini campuran antara kopi dan krimer). Favoritku adalah sanger dan kopi kental. Kopi kentalnya enak banget deh, bagi yang kurang suka manis seperti aku jangan lupa minta dikurangi gulanya, soalnya orang Aceh doyannya manis (buat aku malah terlalu manis). Pendamping minum kopinya sendiri beragam banget, ada timphan (kue khas aceh terbuat dari pisang/labu, tepung ketan, dan berisi sarikaya), talam ubi, pulot panggang, dan yang paling khas adalah roti selai (selainya adalah sarikaya yang lebih ringan dibanding isi timphan).

So guys, and girls…kalau ke Aceh jangan lupa ya mampir ke warung kopi, saranku ke kedai Jasa Ayah di Ulee Kareeng yang lebih terkenal dengan sebutan Solong (aku sendiri gak tau deh kenapa disebut solong), ini warung kopi yang legendaris dan ada sejak tahun 1974, saking terkenalnya sampai sekarang mereka buka cabang di daerah Lampeuneurut dan udah bikin merchandise kaus oblong pula.. hebat..hebat…keep up the good work ya Solong…

Thursday, March 26, 2009

An impulsive one day Vacation


Rumah Sosis yang TOP BGT

Rabu Malam
Suamiku : "Bunda, gimana kalau besok kita ke Bandung. Kita berangkat pagi jam 4. Kan kalau jam segitu belum macet. Kita pulang sore, aku kan jum'at masih harus kerja. Aku siapin semuanya ya"
Aku : mengerutkan kening..heran..takjub. This is so not like him. Rencana mendadak? Bukannya dia orang yang selalu well prepared?, berangkat jam 4 pagi? Sejak kapan dia jadi "morning person". Nyiapin barang anak-anak? is it really happening?

Terlalu banyak keanehan didalam rencana impulsif ini, tapi masa sih rencana baik disia-siakan. Apalagi jujur aja selama aku menikah aku belum pernah jalan-jalan ke Bandung. Akhirnya aku oke aja, dan memang dia semangat banget nyiapin semuanya.


Sari Ater yang Not too bad

Kamis pagi sesuai rencana kita berangkat setelah subuh, anak-anak ngelanjutin tidurnya di mobil dan aku sama sekali gak nyesal deh setuju buat pergi. Kita main ke pemandian air panas di Sari Ater. Syahan, Sandra dan ayahnya sempat berenang di kolam alami tetapi sesaat kemudian kita memutuskan buat pindah ke kolam renang, karena kolam alaminya agak kotor. Aku sih lagi males berbasah-basah, jadi milih dipijat aja lah...Hmmm, segar juga ya. Selesai berhangat-hangat dan mandi, kita pindah lokasi ke Rumah Sosis.

Trully recomended... itulah kesan aku tentang rumah sosis (cuma sayang banget dia gak menyediakan tiket terusan, jadi tiap mau main sesuatu kita harus beli tiket yang beda-beda, ada yang menurutku agak mahal, seperti rumah pohon). Disini seperti one stop vacation. Sosisnya emang enak banget deh, saus cocolannya juga segar bikin gak eneg. Kalau mau berenang ada kolam yang bagus, selain itu ada ATV ride, Flying fox, rumah pohon, memancing, bike riding,horse riding, dan yang paling aneh Dr.Fish Spa.

Jadi Dr. Fish spa ini adalah kolam rendam air hangat yang dipenuhi ikan-ikan kecil (lupa deh namanya apa) dan kalau kita merendam tangan atau kaki kita disitu (you can also fully submerge into the pool if you like to. Dan ikan-ikan itu akan mengerubungi kita dan mengelupas kulit mati dibagian yang kita rendam itu. Kasarnya ya kulit mati kita dimakan sama ikan kecil itu. Aku langsung mundur aja deh, it just remind me of piranhas...although my husband said that he really wanted to try it. I definitely said NO.

Relax Mom, safety is my middle name..he..he

Jadi disana kita sempat main ATV, Syahan nyoba flying fox, naik kuda, dan rumah pohon. Makan siangnya juga sekalian disana. Food Courtnya lumayan juga kok. Gak terasa waktu udah jam 4 sore aja. Tadinya pengen beneran main ke pusat kota Bandung seperti daerah Dago, Jl.Braga dan paris van Java, aku malah ngotot pengen ke Gedung Sate dan lihat lapangan Gasibu, tetapi begitu masuk mobil anak-anak udah pada teler. Mereka capek sekali tapi jelas bahagia banget.

Well, maybe it's best if I dont push my luck. Yang paling penting anak-anak sempat lihat tempat lain selain mall dan seputaran BSD..he..he..he. Di mobil suamiku sempat menawarkan "Mau lihat-lihat rumah mode gak, sekalian lewat nih?"...I was soooooo surprised by that. Hari gini ditawarin belanja? belum cukup apa keanehan dari semalam? Mungkin lain kali ya, kalau waktunya lebih panjang dan perencanaannya lebih matang.

Kita pulang dan nyampe rumah sebelum jam 7 malam, istirahat karena besok masih hari jum'at...It's fun to have an impulsive decision once in a while.